Film Laskar Pelangi Rilis Lebaran
Andrea Hirata Siap Mengawasi Jalannya Syuting
SURABAYA
- Salah satu film Indonesia yang paling ditunggu saat ini, Laskar
Pelangi, siap syuting bulan depan. Penulis novel Laskar Pelangi Andrea
Hirata mengatakan, kru siap bekerja mulai 25 Mei. Syuting sepenuhnya
dilakukan di Pulau Belitong, Bangka Belitung, sesuai dengan latar novel
tersebut. Targetnya, film dirilis Lebaran nanti atau sekitar November.
"Kesebelas
anak yang ada di Laskar Pelangi diperankan anak-anak biasa yang sudah
di-casting, bukan bintang film populer," katanya kemarin (20/4) saat
berkunjung ke redaksi Jawa Pos di Graha Pena, Surabaya. Menurut Andrea,
film tersebut ingin menyuguhkan nuansa pendidikan dengan bakat-bakat
lokal yang luar biasa.
Memang, dalam film yang dikatakan Andrea
"lebih bagus daripada bukunya" itu, tetap ada bintang film tenar.
Namun, mereka lebih banyak memerankan tokoh dewasa. Sudahkah dia
bertemu dengan pemeran Ikal, sosok masa kecilnya di cerita yang
berlatar di kampung halamannya itu? "Sudah dan bagus. Ada tiga Ikal di
situ, saat SD, SMP, dan besar," sambungnya.
Andrea menyatakan
akan mengikuti proses syuting di Pulau Belitong nanti. Untuk urusan
pekerjaan, dia mengaku tidak masalah. Sebab, Telkom, perusahaan tempat
Andrea bekerja, telah "membebaskannya" dari berbagai tugas. Maklum,
Telkom merupakan salah satu produser film itu. "Kantor memperbolehkan
saya mengikuti syuting hingga selesai, jadi seperti ditugaskan begitu,"
imbuhnya.
Andrea berharap pembaca dan penggemar Laskar Pelangi
tidak kecewa dengan film garapan Mira Lesmana dan Riri Riza itu. Dia
mengatakan, film Laskar Pelangi bukan film anak-anak, melainkan film
tentang anak. Tema-tema yang akrab dalam kehidupan sehari-hari, seperti
pendidikan atau penghormatan kepada orang tua, bakal kental di situ
layaknya yang tecermin di novel tersebut. (ara/tia)
Laskar Pelangi : Andrea Hirata
     |
Laskar Pelangi |
Oct 16, '07 12:08 AM
for everyone |
| Category: |
Books |
| Genre: |
Biographies & Memoirs |
| Author: |
Andrea Hirata |
http://sastrabelitong.multiply.com/
Begitu
banyak hal menakjubkan yang terjadi dalam masa kecil para anggota
Laskar Pelangi. Sebelas orang anak Melayu Belitong yang luar biasa ini
tak menyerah walau keadaan tak bersimpati pada mereka. Tengoklah
Lintang, seorang kuli kopra cilik yang genius dan dengan senang hati
bersepeda 80 kilometer pulang pergi untuk memuaskan dahaganya akan
ilmu—bahkan terkadang hanya untuk menyanyikan Padamu Negeri di akhir
jam sekolah. Atau Mahar, seorang pesuruh tukang parut kelapa sekaligus
seniman dadakan yang imajinatif, tak logis, kreatif, dan sering
diremehkan sahabat-sahabatnya, namun berhasil mengangkat derajat
sekolah kampung mereka dalam karnaval 17 Agustus. Dan juga sembilan
orang Laskar Pelangi lain yang begitu bersemangat dalam menjalani hidup
dan berjuang meraih cita-cita. Selami ironisnya kehidupan mereka,
kejujuran pemikiran mereka, indahnya petualangan mereka, dan temukan
diri Anda tertawa, menangis, dan tersentuh saat membaca setiap
lembarnya. Buku ini dipersembahkan buat mereka yang meyakini the magic
of childhood memories, dan khususnya juga buat siapa saja yang masih
meyakini adanya pintu keajaiban lain untuk mengubah dunia: pendidikan.
Penerbit : Bentang Pustaka
"Saya
sangat mengagumi novel Laskar Pelangi karya Mas Andrea Hirata.
Ceritanya berkisah tentang perjuangan dua orang guru yang memiliki
dedikasi tinggi dalam dunia pendidikan. [Novel ini menunjukkan pada
kita] bahwa pendidikan adalah memberikan hati kita kepada anak-anak,
bukan sekadar memberikan instruksi atau komando, dan bahwa setiap anak
memiliki potensi unggul yang akan tumbuh menjadi prestasi cemerlang di
masa depan, apabila diberi kesempatan dan keteladanan oleh orang-orang
yang mengerti akan makna pendidikan yang sesungguhnya."
Kak Seto
Ketua Komnas Perlindungan Anak
"Ramuan
pengalaman dan imajinasi yang menarik, yang menjawab inti pertanyaan
kita tentang hubungan-hubungan antara gagasan sederhana, kendala, dan
kualitas pendidikan."
Sapardi Djoko Darmono
Sastrawan dan Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya UI
"Di
tengah berbagai berita dan hiburan televisi tentang sekolah yang tak
cukup memberi inspirasi dan spirit, maka buku ini adalah pilihan yang
menarik. Buku ini ditulis dalam semangat realis kehidupan sekolah,
sebuah dunia tak tersentuh, sebuah semangat bersama untuk survive dalam
semangat humanis yang menyentuh."
Garin Nugroho
Sineas
"Cerita
Laskar Pelangi sangat inspiratif. Andrea menulis sebuah novel yang akan
mengobarkan semangat mereka yang selalu dirundung kesulitan dalam
menempuh pendidikan."
Arwin Rasyid
Dirut Telkom dan dosen FEUI.
"Inilah
cerita yang sangat mengharukan tentang dunia pendidikan dengan
tokoh-tokoh manusia sederhana, jujur, tulus, gigih, penuh dedikasi,
ulet, sabar, tawakal, takwa, [yang] dituturkan secara indah dan cerdas.
Pada dasarnya kemiskinan tidak berkorelasi langsung dengan kebodohan
atau kegeniusan. Sebagai penyakit sosial kemiskinan harus diperangi
dengn metode pendidikan yang tepat guna. Dalam hubungan itu hendaknya
semua pihak berpartisipasi aktif sehingga terbangun sebuah monumen
kebajikan di tengah arogansi uang dan kekuasaan materi."
Korrie Layun Rampan
Sastrawan dan Ketua Komisi I DPRD Kutai Barat
©2010 andreahirata.com All rights reserved.